a

Selasa, 22 November 2011


Happy tree friends itulah film-film pendek yang paling digandrungi anak-anak SOUL bulan ini terutama barudak asrama GPS...
Keempat pemain dari drama korea "Dream High" - Suzy, Kim Soo Hyun, Taecyeon , dan IU - berubah menjadi SNSD untuk mengamen di pinggir jalan..

Jumat, 28 Oktober 2011

Cerita horor - Hospital 2


Cerita Horor | Cerita Mistis : Hospital Bagian 2 kalo kemaren yang Hospital 1 ini kelanjutannya, silakan dibaca ya, jangan sampai ketakutan karena cerpen mistis ini serem banget

Rrrr...rrrr..
"Ugh, halo.., ya,... Kasus apa? Pembunuhan?...dua tewas, ..oke... Temanku?, ...dimana tempatnya?,.. Baik, segera ke TKP"
Detektif Jay mendesah kesal, jam sepuluh pagi, terlambat bangun memang,tapi mengapa harus terbangun dengan telepon kasus lagi. Tapi kali ini katanya temannya yang mati, siapa?

***

"Korban pertama bernama dokter Alex Priambodo, umur 35 tahun, belum menikah, direktur utama RSUD ini. Korban kedua Matt Damon, 25 tahun, belum menikah, cleaning service. Olah TKP menunjukkan sidik jari dr. Alex di senjata,positif.. Serta di beberapa ..."
"Ya, sudah cukup, Terimakasih laporannya dan segera dokumenkan"
"Tapi pak...."
"Sudah, tolong dibuat dulu"
"Siap pak"
Jay, detektif kepala Kartel Utara ini merasa harus turun tangan sendiri menangani kasus pembunuhan aneh. Seorang dirut RSUD membunuh cleaning service, kemudian bunuh diri, kasus yang jarang terjadi. Tapi bukan karena anehnya yang membuat Jay tertarik, tapi karena Alex adalah teman akrabnya.
Sejenak Jay mengedarkan pandangan menyapu ruangan dirut itu. Box kaca koleksi pisau bedah, yang telah copot satu, dan diambil sebagai barang bukti. Berbagai pigura foto dan lukisan.
Didepan box terdapat rangka manusia, mulutnya terlihat terkekeh, membuat Jay merinding. Di lantai, gambar kapur penanda posisi dua tubuh, disertai noda cipratan darah yang sudah mengering di beberapa titik.
Kenal sejak SMP membuat Jay yakin Alex tidak mungkin melakukan semua ini, membunuh Matt kemudian bunuh diri.
Tapi fakta hasil olah TKP berlawanan dengan keyakinan Jay.
 "Tidak mungkin...", desis detektif ini.
"Apa yang tidak mungkin? Semua bisa saja terjadi di dunia ini", sambut Danny,detektif partner Jay yang nyentrik. Badan gendut dan memakai tujuh gelang dan tiga kalung yang semakin membuatnya nyentrik. Katanya sih untuk mengusir hantu.
"Aduh,nongol tiba-tiba komen ga jelas"
"Tidak usah sinis gitu lah,Jay. Aku tau Alex memang temanmu.Tapi aku sudah tiba disini sejak jam 7 kurang 25", sambil bermimik serius,  menambahkan "Artinya, aku sudah wira-wiri kesana ke mari, dan hampir memecahkan kasus ini."
Detektif yang satu ini memang bermuka lucu, seandainya tidak berjaket kulit, berlencana dan bermata cerdas, pasti tidak ada yang mengira orang ini polisi andalan.
"Waduh, dasar. Kalau terus begini, kau bisa menghancurkan karierku Dan", sergah Jay. Tapi dengan kagum simpatik pada rekannya itu.
"Makanya,jadi polisi itu bangun pagi. Mentang-mentang tugas sampai malam terus paginya bangun seenaknya,haha"
"Sudah lah,apa yang kurang untuk kasus ini..?"
"Untuk memastikan resumeku, aku minta kau membantuku mendampingi saksi kunci, Windha, kekasih Alex temanmu itu.."
"Apa? Alex punya...?"
"Ya, dan akan kujelaskan nanti"

***

"Nona Windha, kami hanya meminta keterangan kamu di ruangan ini langsung supaya semua kejadian tadi pagi masih teringat jelas",terang Jay dengan suara berwibawa khas interogator.
Windha yang duduk di depan meja dirut hanya diam, dengan pandangan kosong.
"Nona, kamu yang menemukan dua korban ini. Pasti sedih melihat dr.Alex,kekasih mu telah mati.., ehm…, kami telah mendapat salinan foto MMS dari handphone dr.Alex"
Windha masih not responding.
Danny mengambil alih pembicaraan.
"Atau justru nona merasa marah, melihat si tampan Matt piaraan Nona tergeletak oleh Alex?"
Baru gadis itu mendongak, "Apa maksud detektif?"
"Matt lah pacar sejatimu, dan Alex mati di tanganmu"
"Dan, apa yang kau bicarakan?"
"Tenang Jay,ak sudah lima tahun menyelidiki hilangnya Richard oleh dr.George Wayne, dan kasus sekarang berhubungan dengan kasus lima tahun lalu"
Wanita tigapuluh tahun ini mulai gelisah.
"Baiklah, Windha, atau aku sebut nama lengkapmu saja, Ruwindha Wayne, putri tunggal dr. George Wayne, mari kita mulai dari lima tahun yang lalu, saat kau membantu ayahmu mengubah Richard jadi kerangka pajangan di depan boks koleksi pisau bedah itu!!!"
Windha semakin gelisah.
"Dan aku sudah menemukan sidik jarimu di bagian dalam sarung tangan operasi yang ada di tempat sampah, kau memakainya saat membalas kematian Matt",tambah Danny.
Windha tiba-tiba teriak keras dan lari ke boks kaca, mengambil satu pisau, dan memburu Danny.
Tapi Jay sudah bersiap, menangkap lengan Windha dan menjatuhkan pisaunya. Selanjutnya memasang borgol dan menyerahkannya ke staff di luar. Sementara itu Windha masih terus meronta dan berteriak.

****

"Setelah dr.George membunuh Richard, Windha masuk dan menemukan ayahnya tengah membereskan badan Richard. Windha membantu dokter tua itu mengolah tubuh Richard menjadi kerangka, tentu saja dengan teknik khusus. Aku berhasil menduganya dari tiga tulang rusuk yang hancur di kerangka itu.Jay, coba kau lihat"
"Ogah ah, ntar aja. Coba teruskan..!"
"Yah memang dia Richard atau bukan masih harus dibuktikan dengan tes DNA. Kita lanjutkan, kegilaan George yang masih berlanjut dengan menyingkirkan Vera dengan bantuan Windha, menjadikan dua bapak anak itu gila beneran, meski yang terdeteksi gangguan jiwa hanya George"
"Hubungannya dengan Alex?"
"Windha sebagai putri mantan dirut masih dihormati karyawan disini, dengan pengaruhnya dia memasukkan berondongnya, Matt, sebagai karyawan. Bertugas khusus membersihkan ruangan dirut"
"Lalu?"
"Alex sebagai dirut baru memaksa untuk menempati ruangan ini, jelas ini menyinggung Windha, dan Windha berusaha mengawasi Alex supaya tidak merusak kenangan ayahnya. Dengan menyamar sebagai pasien, dan mendapat gelar pasien spesial Alex, Windha leluasa masuk ruangan ini. Bahkan mungkin pacaran dengan almarhum temanmu itu"
"Lalu mengapa Alex membunuh Matt?"
"Tentu saja aku tidak bisa interogaasi Alex, orang sudah tidak bisa ngomong", Danny terkekeh.
Tiba-tiba suara Danny menjadi serak dengan mata melotot berteriak,"Sekarang kamu sudah tahu semua, Jay, tapi aku, George Wayne tak akan membiarkanmu hidup"
Sambil berkata demikian, Danny mencabut pistolnya. Mengarahkannya ke Jay.

"Danny, sadar kawan...tolonglah!!", Jay berteriak ketakutan.
"Hehehe, ..",Danny terpingkal, "Kau terlalu serius bos. Sudahlah,kau mau pulang atau menginap disini?",kata Danny seraya bergidik. Masih lumayan terpingkal, Danny menyarungkan pistolnya dan membuka pintu keluar.
"Waduh sialan,ketipu detektif kesurupan. Tunggu aku Dan!", teriak Jay sambil bangkit mengikuti rekannya itu.
Sebelum menutup pintu untuk pulang, Jay menengok boks kaca itu. Tapi di depan boks, terlihat tengkorak Richard terkekeh, dengan tulang mulutnya bergerak-gerak, lagi-lagi tengkuk Jay merinding dan cepat-cepat bergegas menyusul Danny.

***

Perlahan Jay melangkah menyusuri koridor. Oh,ada satu pintu terbuka. Jay menengok ke dalam, ternyata ruang operasi. Dia kembali akan meneruskan langkahnya, ternyata di ujung koridor sudah ada sekerumunan dokter, suster, dan karyawan RS berjalan terhuyung perlahan ke arahnya.
Tersirap jantung Jay, karena melihat serentak mereka mengacungkan bermacam-macam pisau bedah.
"Sial, mau apa mereka ini?"
Jay berbalik arah. Betapa tidak beruntung, dari arah berlawanan juga berjalan puluhan dokter,suster yang mengacungkan pisau bedah.
Akhirnya Jay terpojok dan harus masuk ke ruang operasi. Dia bergegas ke meja besar terdekat, saat tangannya menyentuh meja itu tiba-tiba ada tangan dari bawah meja dan menarik paksa Jay supaya terlentang di atas meja. Tak hanya tangan, tapi kakinya juga dipegang tangan-tangan kokoh.

Jay tak dapat lagi bergerak. Ternyata meja besar itu meja operasi. Lengkap dengan lampu operasi yang mulai menyala satu persatu.
Dokter dan suster itu berdatangan dengan masih mengacungkan pisau bedah. Setelah mendekat, dengan jelas detektif itu melihat wajah mereka meleleh, sampai terlihat tulang dahi, pipi dan sebagian gigi. Dua dokter terdepan sudah tidak berbentuk, hanya tag name di dada mereka yang masih menunjukkan identitas, bertuliskan, "dr. George Wayne" dan "dr. Alex P".
Jay akhirnya hanya bisa berteriak,
"Tolong, siapa saja...., BANGUNKAN aku!!



 


Cerita horor - Hospital


Cerita Horor | Cerita Mistis - Hospital cerita ini sangat menakutkan serta menegangkan, berikut cerita yang sangat mistis itu, moga kalian gak merinding bacanya ya...xixixixiixixi , silakan di baca sahabat  Ampuh

Umur tigapuluh lima dan diangkat menjadi direktur rumah sakit adalah prestasi yang membanggakan. Ya, dr. Alex Priambodo nama lengkapnya. Belum menikah. Dari namanya bisa ditebak Alex ini keturunan Jawa. Karier gemilang membawanya menjadi pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah Carterry, satu dari lima distrik di Kartel Utara.

Pagi ini Alex mulai menempati ruangan barunya, yang bertuliskan Direktur Utama di bagian luar pintu, dengan huruf emas. Ruangan yang berwibawa, berbau harum melati dan bersih, bernuansa putih khas rumah sakit. Tapi agak dingin dan lembab. Menurut anak buahnya ruangan ini sudah tidak ditempati selama lima tahun, sejak dirut yang terakhir masuk rumah Sakit Jiwa dan meninggal di sana.

****

Malam ini terpaksa Alex lembur sampai malam. Sebagai direktur Utama, dia merasa harus memperbaiki bagian manajemen yang menurutnya agak berantakan di berbagai sisi. Sudah seminggu ini dirut muda itu mencermati berkas-berkas yang jumlahnya melebihi diktat-diktat kuliahnya. Dari mulai pengaturan pekerja serta manajemen poliklinik dan bangsal, cukup membuat Alex memaksa diri bekerja lembur, mesti tanpa diberi tambahan gaji.

Srek-srek..,suara pel lantai di depan meja kerja membuatnya mengalihkan pandangannya sejenak dari netbook dan tumpukan berkas. Ternyata Richard, tukang pel yang shift malam itu membuatnya sebal.

“Richard, sudah saya bilang sejak pertama saya lembur disini, ketok pintu kalau mau masuk, meskipun memang tugasmu mengepel seluruh lantai ini, termasuk kamar saya”

Pemuda berkulit putih pucat ini terlihat agak  kaget, “Maaf dok, tadi saya tidak tahu dokter masih lembur, maklumlah, malam-malam begini biasanya tidak ada orang hidup lagi” Jawab Richard sambil terkekeh.

Selalu jawabannya begitu, menyebalkan. Padahal jelas-jelas Alex sudah lembur seminggu, dan seminggu ini pula Richard masuk tanpa mengetuk pintu, tiba-tiba sudah berada di ruangannya.

Kembali Alex menghadapi berkasnya dan membuat beberapa catatan di netbooknya. Sesekali melirik Richard yang mengepel dengan rajin. Satu lagi kebiasaan Richard yang menyebalkan, sambil mengepel anak itu selalu sambil bicara kemana-mana. Menggosip dokter A, dokter B, serta semua masalah dengan kekasihnya. Dengan kondisi Alex yang penuh masalah ini, segala curhat itu hanya menambah berat kepalanya.

“Dokter, saya itu heran loh, kenapa kok pasien-pasien cewek itu pada kecentilan ya?, apa memang seperti itu kalau bertemu dokter muda..”

Kembali Richard membuat pernyataan yang membuat Alex menggeretakkan gerahamnya. Hanya karena dia direktur baru sajalah yang masih membuatnya bertahan beramah-tamah seminggu ini.

“Richard, kamu belum selesai mengepel disini? Saya kira lantainya sudah bersih..”

Alex berkata seperti itu sedikit dengan nada seperti mengusir. Mungkin sedikit sadar akan kecerewetannya, sambil menyeringai kecil Richard kemudian mengangkut ember serta alat pelnya keluar ruangan dirut. Ketika Richard membuka pintu ruangan, seketika ruangan yang berbau melati tersentak dengan bau amis dan dingin menyergap.

“Richard, tutup pintunya..”

Mungkin anak pel itu sudah terlalu jauh bergegas sehingga perintah dokter itu tidak dilaksanakan. Sambil menghela nafas berat, Alex berdiri melangkah ke pintu untuk menutup pintu. Alex hati-hati melangkah karena mengira lantai masih licin. Ternyata dugaannya tentang lantai yang licin salah, lantai itu telah kering.

“Hebat juga anak ini, pengepel lantai yang professional” pikirnya.

Tapi setelah diamati, meski kering, tapi keringnya benar-benar kering. Seperti tidak pernah di pel sama sekali. Tapi tadi jelas terlihat Richard membawa ember air, serta kecipak air saat anak itu menggerakkan pelnya kesana- kemari. Berarti memang sudah dipel. Sudahlah, Alex juga tidak ingin terlalu memikirkan masalah mengepel lantai, masih banyak yang harus dipikirkannya.

Setelah menutup pintu Alex hendak meneruskan pekerjaannya, kembalike meja dan kursi dirutnya.

Masih merasa bad mood, Alex melirik di dinding-dinding ruangan tersebut. Meski sudah seminggu, ruangan dirut ini masih menyimpan dan memajang banyak benda yang harus dikenalnya satu persatu. Kali ini matanya terpaku ke hiasan dinding, box kaca berisi koleksi pisau bedah kuno. Box ini memang agak terpinggirkan, di depannya ada rangka manusia yang biasa menghiasi ruangan dokter. Dan mitosnya, di setiap ruangan doter ahli, selalu digunakan rangka manusia yang asli. Alex pernah mendengarnya dari dosen pembimbingnya dulu. Entah benar entah karangan dosennya, yang jelas Alex memang pernah membuat rangka manusia asli dengan mengulitinya langsung dari mayat yang dibelinya dari bagian kremasi RSUD ini, dulu sewaktu tugas akhir.

Karena tertutup rangka manusia, box itu kurang terlihat. Selama kuliah di fakultas kedokteran, belum pernah dosennya memperlihatkan koleksi pisau yang sekomplit ini. Luar biasa.

Ada pisau ukuran kecil tapi setajam silet, pisau bergerigi, serta pisau yang agak besar lebih mirip celurit. Jelas ini adalah pisau pemotong, mungkin pemotong tulang. Alex melangkah mendekat ke box kaca tersebut dan menggeser pintu kacanya perlahan. Hawa dingin masih menyergap tulang-tulang mudanya.

PISAU AMPUTASI, ternyata benar. Pisau Pemotong Tulang, begitulah tulisan di bawah benda tersebut. Dengan hati-hati diambilnya pisau amputasi itu.

“BRAKKK…..!!!!!”

Suara semacam benda jatuh di depan pintu membuat jantung Alex tersentak keras.

“Richard, ngapain lagi kamu?”

Tidak ada suara apapun yang menyahut. Alex bergegas meletakkan pisau besar itukembali  ke box secara hati-hati. Kemudian bergegas membuka pintu untuk melihat apa yang terjadi di luar ruangan.

Memang benar tidak ada apa-apa. Rumah sakit yang dingin. Alex berjalan ke ujung lorong untuk melihat-lihat mungkin saja pelaku suara tersebut masih ada. Tiba-tiba dokter itu merasakan ketidaknyamanan berada di lantai atas ini. Keinginan untuk pulang segera mendesak otaknya.

“Rupanya memang harus pulang sekarang…”Alex bergumam sendiri.

Bergegas menuju ruangan dirut untuk mengambil laptopnya dan pulang. Tiba di depan pintu yang masih terbuka Alex kaget setengah mati. Richard sedang mengepel lantai di depan mejanya sambil mengomel tak jelas, seperti biasa memrotes sana-sini, sindir sana-sindir sini.

“Apa, bagaimana bisa kau kembali ke sini ..?” Teriak Alex sambil melangkah ke ruangannya.

Lebih kaget lagi di depan box kaca itu ada dokter tua, atau siapalah, yang jelas berjas dokter serta mengantongi stetoskop, memandang tajam ke arah Richard. Dokter itu berambut putih dan bermuka kaku dan masam.

“Siapa Anda..?Bagaimana bisa…” teriak Alex.

Namun bagai tak mendengar pertanyaan Alex, dokter itu diam saja. Sedangkan Richard masih mengomel tak henti-hentinya. Meski bingung luar biasa, kali ini Alex sedikit menyimak omelan Richard.

“Dokter harus hati-hati, banyak lho yang pingin menjatuhkan citra rumah sakit kita ini. Dan dokter tahu tidak, Vera, pasien dokter yang cantik itu sebenarnya adalah pacar Rubens, si kepala Lab. Saat tidak ada pasien, mereka sering masuk berdua di lab dan entah apa yang di perbuat dua orang itu. Saya takut Vera ini juga menggoda dokter, karena saya juga pernah lihat dokter dan Vera masuk ke ruangan ini …, memang apa sih yang Anda berdua lakukan?”

Alex terpaku, karena tanpa sebab yang diketahuinya, dokter tua itu membentak Richard,

“Apa maksudmu hah?, Vera adalah pasien spesialku. Kau !! Rendahan sepertimu tidak berhak berkata macam-macam tentang Vera!!!” selesai berkata demikian dokter tua itu mengambil pisau amputasi di box dan  menghunjamkan ke Richard.

***

Bunyi ringtone dan getar HP membangunkan Alex. Alex terbangun di meja ruangan dirut.

“Oh, rupanya mimpi”

Dilihatnya handphonenya yang masih berdering di sebelah netbooknya, ternyata MMS, dari Winda. Berisi foto-fotonya saat bermesraan dengan Winda di ruangan ini yang dilakukannya tiga hari yang lalu. Alex terkejut luar biasa. Tak disangkanya kelakuan mereka berdua di abadikan dalam foto seperti ini.

Tiba-tiba masuklah Matt, pemuda pengepel lantai yang tiap pagi mengepel lantai atas ini, termasuk ruangan dirut.

“Loh, dokter sudah datang ? ini baru jam enam dok, rajin amat”

“Matt, kamu lihat Richard?” sahut Alex tanpa menghiraukan pertanyaan Matt.

“Richard siapa dok?”

“Bukannya dia temanmu? Masuk shift malam..”

“Wah, satu-satunya pengepel ya cuma saya dok, kalau yang bernama Richard itu, dulu pernah ada. Lima tahun lalu, namun dia hilang sampai sekarang tidak ada yang tahu, bersamaan dengan mengamuknya dokter George, dirut RS ini saat itu. Beberapa saat kemudian dokter tua itu diringkus dan dimasukkan ke RS Jiwa karena membunuh Vera, pasien dan sekaligus selingkuhannya di ruangan ini. Hmm, dokter yang malang”

“…..”

“Kenapa dokter bertanya tentang Richard? Kabarnya dulu anak itu sering mengomel tak jelas. Membicarakan hal-hal yang tabu tentang pasien-pasien. Yah.., meski memang pasien seringkali tak berbeda juga ya dok, saat ini juga sama. Banyak pasien yang tidak benar, contohnya ada koq dok, satu pasien, namanya WInda. Cewek itu cantik dan pandai merayu dokter. Kabarnya beberapa dokter di sini pernah kena rayuan Winda…, hati-hati saja dok, bisa jadi Anda yang berikutnya, beberapa hari ini saya lihat koq dokter sangat akrab dengannya. Sampai-sampai masuk ruangan ini agak lama juga saya mengamati…………………”

Matt berkata begitu sambil tersenyum simpul.

Dokter Alex merah padam mendengar omongan Matt, apalagi melihat senyuman si pemuda pengepel lantai yang masih asyik dengan celotehannya sembari asyik mengepel ke sana-kesini. Dan Alex melihat dan merasakan di tangan kanannya terpegang pisau amputasi kuno itu yang entah sejak kapan ada di genggamannya.    

to be continued.......

 

Rabu, 26 Oktober 2011

10 Amanat Kesuksesan Einstein

Tak perlu bersiap-siap mengernyitkan kening, kita hanya akan membahas ringan tentang filosofi hidup singkat Einstein.

Tidak ada Fisika, nuklir, atau hal-hal jenius lainnya. Hanya hal kecil tapi sering terlupakan, padahal berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Apa saja nasehat bijak Einstein? Yuk kita lihat.



1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda

"Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja."

Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal?

Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.



2. Tekun itu Tak Ternilai

"Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah."

Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?

Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan pegawai pos, 'Selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan'. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.



3. Fokus pada saat ini.

"Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu."

Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di kebun.

Begitu banyak kera seperti menunggu si penjaga lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak akan bisa menembak dua kera sekaligus.

Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata tersebut adalah, 'Seseorang bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus'.

Belajar untuk 'berada di sini, saat ini', berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan. Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.



4. Imaginasi adalah kekuatan

"Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan."

Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan!

Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, "Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi."

Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan.

Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan.



5. Buat Kesalahan

"Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru."

Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN.

Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas, jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.

Carilah sesuatu berbau baru (something new) dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.



6. Hidup pada saat ini

"Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi."

Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.

Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik.

Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.



7. Hargai diri Anda

"Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga."

Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda.

Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.

Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.

Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya. Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.



8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda

"Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda."

Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya. Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang.

Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih 'seksi' jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.

Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu.

Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.

Bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi si gadis?



9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman
"Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman."

Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi.

Anda harus melakukan proyek tersebut untuk 'tahu' apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak.

Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.

Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya. Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.



10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik

"Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain."

Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, Anda cukup melakukan dua hal saja.

Pertama, yang harus Anda lakukan adalah memahami 'peraturan' bagaimana cara Anda melakukannya.

Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda

Selasa, 18 Oktober 2011

10 fakta unik si pendiri apple

http://www.blogcdn.com/www.engadget.com/media/2011/10/ripstevejobs-600.jpg

 Situs Hollyscoop melaporkan sepuluh hal tentang mendiang sosok dibalik sukses Apple, Steve Jobs, yang meninggal dunia pada Rabu (6/10) akibat kanker di usia 56 tahun. Berikut sepuluh hal menarik tersebut:


1. Drop Out dari Kampus

Seperti Mark Zuckerberg, yang drop out dari Harvard untuk membuat Facebook, Steve Jobs memiliki kegiatan yang lebih baik ketimbang kuliah.

Jobs sempat kuliah di Reed College di Portland, Oregon, tetapi keluar setelah 6 bulan. Setahun kemudian, Jobs mendirikan Apple.


2. Menyukai LSD

Setelah keluar dari kampus, Jobs pergi ke India dan menjadi seorang pengikut Buddha. Jobs bereksperimen dengan obat kejiwaan Lysergic Acid Diethylamide (LSD).

Jobs menggambarkan pengalaman dengan LSD sebagai "satu dari dua atau tiga hal paling penting yang pernah dilakukannya dalam hidupnya."


3. Anak Adopsi

Ibu biologis Steve Jobs menyerahkan Jobs yang saat itu baru berumur sepekan. Ibu biologis Jobs ketika itu belum menikah dan masih kuliah. Jobs kemudian diadopsi oleh sepasang suami istri Armenia, Paul dan Clara Hagopian.

Di tahun 90an, Jobs memutuskan untuk melacak adik perempuannya dan akhirnya berjumpa pada usia 27 tahun. Adiknya, Mona Simpson, merupakan penulis sukses dan professor di UCLA.


4. Penganut Buddha

Jobs merupakan seorang penganut kuat Zen Buddha dan hampir bergabung tinggal di biara dan menjadi biksu. Jobs menikah dalam sebuah tradisi Buddha oleh seorang biksu Zen yang menjadi guru pribadinya.


5. Mendirikan Pixar

Jobs begitu sukses dengan Apple dan banyak orang belum tahu, bahwa di tahun 1986 Jobs membeli studio animasi Pixar seharga 5 juta dolar AS. Jobs menambah 5 miliar dolar AS agar studio itu bisa bereksperimen dengan animasi.

Jobs juga satu-satunya orang yang bertanggung jawab atas penjualan Pixar kepada Disney hampir 20 tahun kemudian.


6. Seorang Playboy?

Sebelum menikahi istrinya, Laurene Powell, di tahun 1991, Jobs mengencani bintang Hollywood (pada saat itu) seperti Diane Keaton dan Joan Baez.

Jobs juga punya anak dari Chrisann Brennan tetapi menolak bertanggung jawab dan mengaku steril namun kemudian ia mengakuinya.


7. Memberi Sambutan Wisuda

Meski tercatat sebagai drop out dari kampus, Jobs kemudian diundang untuk memberikan pidato wisuda di Stanford untuk tahun kelulusan 2005.

Pidatonya merupakan salah satu yang paling inspirasional dalam sejarah masa kini yaitu agar siswa masuk dunia kerja dengan melakukan hal yang disukai, seperti juga yang dilakukannya.


8. Dipecat dari Apple

Jobs menciptakan Apple pada usia 20 di luar garasi milik orangtuanya bersama Steve Wozniak. Setelah sepuluh tahun mengembangkan perusahaan itu dan usianya mencapai 30, Jobs berselisih dengan Wozniak, tapi jajaran direksi memihak Wozniak, dan Jobs dipecat.

Jobs mengatakan, hal tersebut merupakan kejadian terbaik yang pernah dialaminya. "Beban di saat sukses tergantikan oleh ringannya menjadi seorang pemula lagi," katanya.


9. Membuat Apple Terkenal

Setelah 10 tahun menjauh dari Apple, Jobs kembali di tahun 1996. Siapa yang ingat komputer besar Mac tahun 90an? Itu saat Jobs tidak di Apple.


10. Tidak Makan Daging

Jobs sebenarnya seorang pescetarian, yang berarti makan ikan tapi tak makan daging lain. Jobs juga makan telur dan produk olahan.


Di tahun 2004, Jobs mengumumkan bahwa dirinya mengidap kanker pankreas dan telah melakukan transplantasi liver lima tahun kemudian.

Pada Januari 2011, Jobs cuti lalu. Pensiun sebagai CEO pada Agustus 2011 dan melimpahkan seluruh tugasnya kepada Tim Cook.

Meski terkenal, Jobs sangat tertutup untuk soal kehidupan pribadi. Ia menikahi Laurene di tahun 1991 dan pasangan itu dikarunia tiga anak.


Bos Microsoft Bill Gates mengatakan,
"Bagi mereka yang cukup beruntung untuk bisa bekerja dengannya, hal itu merupakan kehormatan yang sangat besar. Saya akan merindukan sekali Steve."


Wali Kota New York Michael Bloomberg mengatakan,
"Amerika kehilangan seorang jenius yang akan selalu dikenang bersama Thomas Edison dan Einstein, dan gagasan-gagasannya akan membentuk dunia bagi generasi yang akan datang."

Kamis, 13 Oktober 2011

misteri

Legenda Spring heeled Jack Si Tumit Pegas

 Penyerang itu bertubuh tinggi, memiliki telinga dan hidung yang ujungnya lancip dengan mata yang terlihat menyala-nyala. Ia mengenakan sebuah tudung di kepalanya.

Ketika ia menyerang korban perempuannya, ia mengoyak pakaian dan tubuh mereka dengan cakarnya yang tajam seperti besi.

Apabila ia melarikan diri, ia tidak berlari seperti manusia pada umumnya, ia melompat dengan tinggi. Para saksi mata yang melihat figur itu berani bersumpah kalau ia memiliki pegas di kedua tumitnya.

Hampir 200 tahun berlalu sejak makhluk yang dijuluki Spring Heeled Jack (Jack si tumit pegas) terlihat penampakkannya.

Sepertinya akan sangat sukar untuk menganggap keberadaannya sebagai kebohongan karena penampakan Jack tercatat di seluruh Inggris mulai dari London hingga Liverpool.

Beberapa peneliti menganggap makhluk ini sesungguhnya hanyalah seorang peneror sakit jiwa seperti Jack the Ripper. Namun, sebagian lagi percaya kalau Jack adalah makhluk yang bersifat supranatural, bahkan mungkin ia adalah sang iblis sendiri.

Dalam dunia Cryptozoology, Jack digolongkan ke dalam "Penyerang siluman", sejajar dengan Penyebar gas gila dari Matton dan Badut Siluman.

Penyerang siluman sendiri adalah kategori makhluk penyebar teror dengan penampilan seperti manusia namun memiliki kemampuan melebihi manusia pada umumnya.




Hingga kini, setiap peneliti yang melihat kembali kepada kisah luar biasa ini hanya bisa berspekulasi mengenai identitasnya yang misterius.



Tetapi, siapa Jack si tumit pegas sebenarnya?

Laporan penampakan pertama Jack si tumit pegas pertama kali muncul dari kegelapan pada tahun 1837 di London.

Di tahun itu, pada suatu malam, seorang pria sedang berjalan pulang dari kantornya ketika ia menyaksikan satu makhluk melompati sebuah pagar tinggi di pekuburan dengan mudahnya dan mendarat tepat di jalan di depannya. Makhluk itu kemudian segera menghilang di kegelapan malam.

Perjumpaan selama beberapa detik itu sudah cukup untuk membuatnya bergidik ketakutan.

Apa yang membuat pria itu kaget setengah mati adalah figurnya yang tidak biasa. Tubuhnya terlihat seperti seorang pria berotot dengan mata merah menyala serta telinga dan hidung yang ujungnya lancip.

Peristiwa perjumpaan itu mulai menyebar di kota London. Awalnya hanya terdengar seperti sebuah rumor, namun para penduduk London segera menyadari kalau mungkin mereka memang sedang berhadapan dengan sesuatu yang nyata.

Pada tahun-tahun berikutnya, Jack mulai terkenal karena penyerangan-penyerangan yang dilakukannya terhadap para wanita.


Mary Stevens

Pada bulan Oktober tahun yang sama, seorang perempuan bernama Mary Stevens sedang berjalan menuju lavender Hill.

Ketika ia berjalan melewati Clapham Common, satu makhluk misterius melompat keluar dari gang yang gelap. Makhluk itu segera memegang Mary di kedua lengannya dan menciumi wajahnya. Mary bisa merasakan cakarnya yang dingin merobek kulitnya.

Dalam ketakutan yang luar biasa, Mary berteriak dengan sekuat tenaga sehingga makhluk itu segera melarikan diri.

Hari berikutnya, makhluk itu muncul di dekat rumah Mary. Ia melompat di dekat sebuah kereta yang menyebabkan sang kusir panik dan kehilangan kendali sehingga keretanya terbalik.

Menurut mereka, makhluk itu melompat hingga ketinggian sekitar 2,7 meter sambil mengeluarkan suara tertawa yang aneh.

Intensitas laporan yang meningkat membuat media-media di London mulai memberitakannya. Segera, makhluk misterius itu mendapatkan sebuah nama: Spring heeled Jack atau Jack si tumit pegas.



Beberapa bulan kemudian, Jack kembali beraksi!

Pada suatu malam pada tanggal 19 Februari 1838, Jane Alsop mendengar suara ketukan di pintunya. Suara yang menyertai ketukan itu menyebutkan kalau dirinya adalah petugas polisi.

"Saya adalah seorang petugas polisi. Demi Tuhan, cepat bawakan sebuah lampu, kami telah berhasil menangkap Jack si tumit pegas di jalan desa."

Mendengar itu, Jane bergegas mengambil sebatang lilin untuk pria tersebut dan kemudian menyadari kalau pria itu mengenakan sebuah tudung di kepalanya. Ketika ia menyodorkan lilin itu, pria itu membuka tudungnya dan memperlihatkan wajahnya yang mengerikan.

Jane melihat pria yang berdiri di hadapannya memiliki mata yang merah menyala. Ia bahkan berani bersumpah kalau ia melihat pria itu mengeluarkan lidah api berwarna biru dan putih dari mulutnya. Selain itu, ia juga terlihat mengenakan sesuatu seperti helm dan pakaian yang ketat.

Tanpa mengucapkan sepatah kata, pria itu segera mencengkeram wanita malang itu dan merobek pakaiannya. Jane berteriak sekuat tenaga dan akhirnya berhasil melepaskan diri dan berlari ke depan rumah.

Makhluk itu berhasil menangkapnya kembali dan merobek leher dan lengannya dengan cakarnya yang sepertinya terbuat dari besi.

Setelah itu, makhluk itu menghilang begitu saja. Akhirnya Jane ditemukan dan ditolong oleh kakak perempuannya. Nyawanya berhasil diselamatkan.

Namun, Jack belum selesai. Delapan hari kemudian, ia kembali menyerang.

Pada malam tanggal 28 Februari 1838, Lucy Scales yang berusia 18 tahun sedang berjalan melewati distrik Limehouse bersama kakak perempuannya.

Ketika mereka melewati jalan Green Dragon, satu figur tinggi dengan jubah terlihat berdiri di hadapan mereka. Tiba-tiba makhluk itu meludah, namun yang keluar dari mulutnya adalah lidah api berwarna biru.

Lidah api itu mengenai wajah Lucy dan membuatnya buta sesaat. Sementara Lucy terkapar di tanah dan mengeluh kesakitan, makhluk itu dengan tenang membalikkan badannya dan menghilang dalam kegelapan malam.

Berita penyerangan itu menyebar dengan cepat dan sekarang rasa panik menyerang kota London!



Jack meneror Inggris

Tidak berapa lama setelah media-media London memberitakan kisah penyerangan Jane Alsop, seorang pria bernama Thomas Millibank muncul ke publik dan mengaku sebagai Jack si tumit pegas.

Tanpa buang waktu, polisi segera menangkapnya. Namun ia segera dilepaskan karena Jane bersikeras kalau makhluk yang dilihatnya mengeluarkan nafas yang terlihat seperti lidah api. Thomas mengaku kalau ia tidak bisa melakukan hal itu.

Setelah pengakuan Thomas Millibank, Jack menghilang selama beberapa tahun.

Pada tahun 1840, gelombang penampakan kembali menyapu Inggris. Para saksi mengaku melihat Jack, mulai dari Northamptonshire hingga East Anglia.

Pada tahun 1855, Jack muncul di Black Country. Ia terlihat di Old Hill sedang melompat dari atap sebuah penginapan menuju atap sebuah toko daging di seberang jalan.

Pada tahun itu juga, jejak-jejak kaki misterius, yang sering disebut jejak kaki setan, muncul di Devon. Jack disebut-sebut sebagai makhluk yang meninggalkan jejak tersebut.

Lalu, Jack kembali menghilang selama hampir 20 tahun.

Pada November 1872, harian News of the World melaporkan adanya makhluk misterius yang disebut "Peckham Ghost" yang telah muncul dan menyebar teror di kota Peckham. Banyak yang percaya kalau makhluk itu sesungguhnya adalah Jack si tumit pegas yang kembali beraksi.

Pada April dan Mei 1873, para penduduk Sheffield melaporkan adanya makhluk yang deskripsinya mirip dengan Jack si tumit pegas.

Pada Agustus 1877, Jack muncul di barak perajurit Aldershot. Kemunculannya di tempat ini tercatat sebagai salah satu kisah penampakan Jack yang paling terkenal.



Saat itu seorang prajurit jaga melihat sebuah figur besar sedang berdiri dan membuat suara-suara berisik dengan logam. Prajurit itu menegurnya, namun tidak terdengar adanya jawaban. Lalu, figur itu menghilang selama beberapa saat.

Prajurit itu membalikkan badannya karena ingin kembali ke pos jaga. Tak disangka, figur itu muncul di sebelahnya dan memukul wajahnya.

Beberapa prajurit lain yang mendengar keributan itu segera berdatangan ke lokasi. Ketika sampai di tempat kejadian, mereka melihat teman mereka sedang terkapar di tanah dengan satu figur aneh berdiri di dekatnya.

Figur itu lalu melompat tinggi melewati kepala dan mendarat di belakang mereka. Salah seorang prajurit segera menembaknya. Namun ia segera menghilang di semak-semak, terlihat tidak terpengaruh oleh tembakan itu.

Pada musim gugur 1877, Jack terlihat muncul di Newport Arch di Lincolnshire. Di tempat itu, Jack berhasil dikepung oleh para penduduk desa. Namun, ia melompat tinggi dan berhasil lolos.

Pada tahun 1886, Birmingham Post melaporkan penampakan Jack di salah satu edisinya:

"Pertama, seorang perempuan muda, lalu seorang pria, mereka merasakan sebuah tangan yang dingin menyentuh pundak mereka. Ketika mereka membalikkan badan, mereka melihat wajah bercahaya yang mengucapkan selamat malam."

Pada tahun 1888, 51 tahun setelah Jack pertama kali muncul, ia kembali terlihat di Everton, di atas atap gereja Saint Francis Xavier.

Pada tahun 1904, beberapa saksi mengaku melihat Jack di William Henry Street. Ia melompat dari jalan itu menuju atap-atap rumah penduduk.

Penampakan di William Henry Street adalah penampakan Jack yang terakhir dilaporkan karena setelah itu Jack seperti menghilang ditelan bumi. Jika makhluk yang terlihat itu benar-benar Jack si Tumit pegas, itu artinya ia telah meneror Inggris selama 67 tahun.



Siapakah Jack si Tumit Pegas sesungguhnya?

Tidak ada yang tahu pasti siapa Jack si tumit pegas sebenarnya. Ini menyebabkan munculnya berbagai teori mengenai identitas makhluk ini sebenarnya.

Sebagian percaya kalau Jack adalah makhluk ekstra terestrial dengan mata merah retro reflektif dan nafas fosfor. Sebagian lagi percaya kalau Jack adalah Iblis yang diundang oleh para pelaku okultis.

Namun, menurut mereka yang skeptis, laporan penampakan Jack hanyalah sebuah histeria massa yang dipicu oleh kepercayaan adanya bogeyman atau iblis yang dipercaya banyak orang di abad ke-19.

Tentu saja, ini adalah jawaban yang paling mudah. Namun, bagi peneliti lainnya, ada jawaban yang lebih masuk akal.

Beberapa penulis percaya kalau Jack sesungguhnya hanyalah seorang manusia dengan peralatan yang aksinya kemudian ditiru oleh orang lain pada tahun-tahun berikutnya.

Salah satu yang percaya dengan teori ini adalah Sir John Cowan, walikota London pada saat Jack meneror kota itu. Ia percaya kalau sekelompok anak-anak muda kaya yang iseng mungkin telah bertanggung jawab menciptakan karakter Jack.

Sebuah rumor populer yang beredar pada tahun 1840 menyebutkan kalau Jack sebenarnya adalah seorang bangsawan Irlandia bernama Henry de la Poer Beresford III, The Marquess of Waterford.

Tuduhan ini muncul karena bangsawan itu terkenal karena kesukaannya akan humor kasar, vandalisme dan perilaku buruknya terhadap wanita. Perilaku buruk Ini membuatnya dijuluki "Mad Marquess".

Pada tahun 1880, penulis E. Cobham Brewer juga menuduh Marquess Waterford sebagai Jack Spring Heeled.

Menurutnya, Marquess biasa menghibur dirinya dengan mengejutkan para pejalan kaki, ia biasa menakut-nakuti mereka, dan dari waktu ke waktu orang-orang selalu mengikuti perilakunya.


Henry de la poer Beresford III


Marquess of Waterford meninggal pada tahun 1859. Brewer percaya, kalau sepeninggalnya, keisengan sang Marquess telah ditiru oleh orang lain.

Penulis buku "The legend and Bizarre Crimes of Spring Heeled Jack" bernama Peter Haining juga percaya dengan teori ini.

Menurut Haining, Marquess mungkin telah meminta temannya untuk menciptakan peralatan yang memungkinkannya melompat tinggi dan menyemburkan nafas api.

Argumen lainnya yang cukup menguatkan teori ini adalah keberadaan Marquess yang sesuai dengan munculnya serangan-serangan Jack.

Sebagai tambahan bukti, Haining mengatakan kalau seorang bocah yang pernah melihat Jack mengaku menyaksikan adanya huruf W pada tudung yang dikenakannya. Ini bisa jadi merupakan inisial dari "Waterford".

Namun menariknya, jika sang bangsawan itu adalah Jack, peralatan macam apa yang digunakannya?

Selama perang dunia II, para prajurit Jerman dilaporkan pernah menggunakan pegas pada sepatu mereka. Ketika mereka menggunakannya, yang didapat adalah kaki dan tumit yang patah.

Jika Marquess of Waterford adalah Jack, maka pastilah ia memiliki peralatan yang sangat menarik.

Walaupun mungkin kita tidak akan pernah tahu identitas makhluk ini sebenarnya, namun, mungkin saja suatu hari dari kegelapan malam yang pekat, Jack si tumit pegas akan muncul dan melompat kembali.

genius?

 How tobe a genius?

Kalau anda mengira genius merupakan bawaan yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, anda salah. Mereka hanya berhasil menggunakan kemampuan otaknya lebih dari orang-orang biasa.

Sebenarnya semua orang pun bisa mengembangkan kemampuan berpikir seperti otak mereka, hanya dibutuhkan kemauan dan kerja keras.

Bill Gates, si pemilik perusahaan Microsoft yang juga merupakan 1 di antara para genius mengatakan bahwa 99% yang menciptakan kegeniusan adalah kerja keras.

Genius di sini bukanlah seseorang yang memiliki IQ jauh di atas rata-rata, tetapi genius di sini adalah Expert atau para ahli di bidangnya


Bagi mereka para genius, hanya ada 3 kunci untuk kegeniusan mereka, kita pun bisa menjadi bagian dari mereka, dengan kunci kemauan dan kerja keras.


Rahasia 1

Si genius bisa mencari cara sendiri untuk menguasai hal-hal yang belum di kuasainya. Para genius menciptakan metode belajar sendiri yang paling cocok dengan diri mereka. Jika tidak menguasai suatu subjek, mereka akan cari tahu cara paling efisien untuk mempelajarinya.

Mereka terus mencoba (mereka tidak pernah berhenti mencoba jika belum berhasil) sampai mereka bisa menguasai yang ingin dikuasainya. Kalau gagal dengan satu metode, mereka akan mencoba metode lainnya.


Rahasia 2


Para genius memiliki motivasi yang "sangat, sangat, sangat besar!" untuk menguasai apa yang menjadi minatnya. Kadangkala mereka rela mengorbankan berbagai hal demi minatnya itu.

Inilah kisah Bill Gates salah satu orang terkaya di muka bumi, Bill Gates orang yang cerdas. Itu sudah pasti. Jika tidak cerdas, dia tidak akan bisa masuk Universitas Harvard, yang merupakan universitas terbaik di dunia. Tapi dia keluar.

Alasannya: "Aku ingin berbuat lebih." Rupanya, dia tidak ingin hanya menjadi cerdas. Dia ingin menjadi seorang genius.

Dia sadar, terus kuliah akan mengurangi waktunya dalam mendalami software computer yang sangat diminatinya. Dalam pengakuannya, dia pernah tidak tidur selama berhari-hari ketika menyelesaikan software pertamanya.


Rahasia 3

Mereka yang genius memiliki visi masa depan yang jelas, konkret dan terukur. Apabila ditanya apa yang diinginkannya di masa depan, mereka akan menjawab tuntas hingga ke detailnya.

"10 tahun dari sekarang, saya akan menjadi seorang pengusaha mebel kayu jati yang produknya merambah seluruh Eropa. Karyawannya lebih dari 500 orang. Omsetnya lebih dari 50 miliar." Itulah visi seorang pengusaha besar.


So, apa yang Anda pikirkan?
Anda bisa menjadi genius di bidang apapun yang Anda minati, jika Anda berpikir dan memiliki karakter seorang genius. Dan, tiga itulah rahasianya. Hanya tiga.

Cara sederhana menjadi genius. Jika 3 rahasia itu sudah Anda pegang dan Anda jadikan sebagai rahasia Anda juga. Maka inilah cara sederhana membangkitkan sosok genius dalam diri Anda:

Saat Anda ingin mengetahui sesuatu, katakan pada diri Anda sendiri: "Sisi lain dari ini apa, ada apa dibaliknya?"

Saat satu jawaban datang, terus tanyakan pertanyaan-pertanyaan itu kembali.

Hal-Hal Yang Bisa Membantumu Mencapai "Inner Genius"-mu

Setelah Anda tahu berbagai hal tentang genius dan tahu cara membangkitkannya, kini saatnya untuk tahu hal-hal apa saja yang bisa membantumu untuk membangkitkan "si genius" dalam dirimu.


Tidurlah cukup

Lho kok malah tidur, bukannya untuk melatih pikiran harusnya terus bangun? Ternyata tidak. Tidur setelah belajar justru meningkatkan kemampuan otak mengingat.

Saat terlelap tidur, otak kita justru bekerja keras memilah-milah informasi penting untuk kita, sehingga kemampuan memori kita menguat. Namun itu hanya berlaku bagi tidur yang lebih dari 6 jam.

Itu kenapa sistem belajar SKS (sistem kebut semalam) tidak direkomendasikan karena justru hanya melemahkan kemampuan berpikir dan kemampuan memori kita.

So, langsunglah tidur sekurang-kurangnya 6 jam usai belajar di malam hari. Dengan begitu, belajarmu akan memberikan hasil lebih maksimal.


Latihan fisik

Banyak-banyaklah melakukan aktivitas fisik seperti jalan-jalan, berolahraga permainan, senam, atau apapun. Melakukan banyak aktivitas fisik terbukti meningkatkan kemampuan berpikir otak.


Makan cukup

Kurang makan akan membuatmu tidak memiliki energi untuk berpikir cerdas, tapi terlampau banyak makan juga akan membuat otakmu menjadi kurang cerdas. Makan secukupnya dan selektif.

Hindari terlalu banyak makan-makanan dari lemak hewani. Banyak-banyaklah makan sejenis lemak yang bernama omega 3, yang terkandung dalam ikan, kacang-kacangan, atau biji-bijian.

Banyak-banyaklah juga makan buah dan sayuran. Para expert selalu tidak pernah berkekurangan atau berlebihan dalam soal makan.


Musik

Mendengarkan musik disinyalir bisa meningkatkan kemampuan otak dalam berpikir, namun tidak secara langsung. Diketahui mendengarkan musik bisa membuat tubuh merasa rileks, perasaan negatif berkurang, dan menurunkan rasa takut.

Nah, hal-hal itu otomatis membuat kita bisa lebih fokus dalam berpikir. Namun diketahui tidak semua orang berhasil dengan bantuan musik. Sebagian orang justru tidak bisa berpikir sambil mendengarkan musik. So, cari cara Anda sendiri!


Jangan lupa bermain

Belajar terus menerus secara intensif tanpa istirahat dan tanpa jeda bukanlah perilaku yang bijak. Bermain itu menyenangkan. Selain bisa menghilangkan stress, bermain juga membuat kemampuan otak kita berpikir menjadi lebih cemerlang. So, sempatkan bermain.

Asal Anda tahu, seorang Albert Einstein dan Bill Gates saja selalu mencadangkan waktu setiap hari untuk bermain. Sebaliknya, jangan pula hanya bermain-main melulu. Hanya bermain tidak akan menjadikan Anda seorang expert.

Beberapa saran bermain:

1. Bermain secara fisik. Ikutlah dalam permainan fisik yang tidak ada target tertentu (bertanding untuk menang bukanlah bermain) dan yang tidak dibatasi waktu (maksimal beberapa menit untuk meraih poin tertentu bukanlah bermain).

2. Bermain dengan benda, seperti membuat sesuatu dengan tangan dan Anda menikmati aktivitas itu (lakukan saja, tanpa harus ada target harus membuat sesuatu. Just do it).

3. Bergabung dengan teman-teman atau orang lain dalam sebuah aktivitas yang terlihat tanpa tujuan, seperti hanya ngobrol dan tertawa bersama.


Meditasi

Meditasi rutin sangat membantu kerja otak. Cara yang paling sederhana adalah latihan nafas sederhana. Pertama, buat posisi tubuh dalam keadaan senyaman mungkin. Lalu tarik nafas lewat lubang hidung dan hirup dalam-dalam, lalu lepaskan perlahan-lahan dari lubang mulut. Lakukan itu berulang-ulang, sampai badan terasa segar.


Percaya kalau Anda bisa

"Meskipun berusaha sangat keras tapi Anda gagal juga. Lantas Anda berkesimpulan kalau Anda memang tidak cukup mampu."

Nah, meskipun Anda berpikir demikian, para ahli psikologi menyatakan sebaliknya. Kegagalan semacam itu seringkali bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena kepercayaan terhadap diri sendiri yang kurang.

Kebanyakan dari kita sudah terjebak dalam stereotip bahwa hanya orang-orang tertentu saja yang bisa berhasil.

Alhasil, otak kita pun bereaksi menyesuaikan diri dengan kepercayaan itu. Jadinya, kita pun tidak mencapai performa terbaik kita karena pada dasarnya kita memang tidak terlalu percaya akan berhasil. So, percaya 100% Anda bisa, maka otak Anda akan membantu Anda.


Bermain video-game

Hm… rupanya bermain video game dalam waktu yang proporsional, akan meningkatkan kemampuan otak kita berpikir.

So, bermainlah video-game, terutama game-game strategi yang membutuhkan kemampuan Anda untuk dengan cepat mengambil keputusan.

Tetapi terlalu banyak bermain video-game juga akan membuat kemampuan Anda berpikir menurun. Usahakan tidak lebih dari 1 jam per hari untuk bermain.


Ternyata tidak susah untuk meningkatkan kemampuan berpikir otak kita. Mudah-mudahan resep di atas mampu merubah kemampuan berpikir teman-teman semua. Semoga bermanfaat

Zhang Da?

Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China


Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKG0SY61VZW3fRyFRfnZWpEx-vAtuuaPzKtKDEpygj5akWojgZPPJnD8EB2XkKORCT-M1ZYPrz6LNefH7CjP-7crYlWaJLnE-vErI2tVLZnOPK5V6nxk3HVNbPPobb6OmYrDPcqrY8pFE/s1600/chinese+boy.jpg

Yang membuatnya dianggap luar biasa ternyata adalah perhatian dan pengabdian pada ayahnya, senantiasa kerja keras dan pantang menyerah, serta perilaku dan ucapannya yang menimbulkan rasa simpati.

Sejak ia berusia 10 tahun (tahun 2001) anak ini ditinggal pergi oleh ibunya yang sudah tidak tahan lagi hidup bersama suaminya yang sakit keras dan miskin. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan.

Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.

Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan Papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.

Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui.


Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.

Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya.

Hidup seperti ini ia jalani selama 5 tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat. Zhang Da merawat Papanya yang sakit sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya.

Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya. Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli.

Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi / suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa mampu, ia nekat untuk menyuntik papanya sendiri. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah terampil dan ahli menyuntik.

Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, pembawa acara (MC) bertanya kepadanya,
"Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu? Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah?

Besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir.

Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!"

Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, "Sebut saja, mereka bisa membantumu."

Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar ia pun menjawab,
"Aku mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama kembalilah!"

Semua yang hadir pun spontan menitikkan air mata karena terharu. Tidak ada yang menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya?

Mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit? Mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, pasti semua akan membantunya.

Mungkin apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku mau Mama kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.


Kisah di atas bukan saja mengharukan namun juga menimbulkan kekaguman. Seorang anak berusia 10 tahun dapat menjalankan tanggung jawab yang berat selama 5 tahun. Kesulitan hidup telah menempa anak tersebut menjadi sosok anak yang tangguh dan pantang menyerah.

Zhang Da boleh dibilang langka karena sangat berbeda dengan anak-anak modern. Saat ini banyak anak yang segala sesuatunya selalu dimudahkan oleh orang tuanya. Karena alasan sayang, orang tua selalu membantu anaknya, meskipun sang anak sudah mampu melakukannya.